Menjelajahi Sel 2


Nukleus Mengandung Perpustakaan Genetik Sel Eukariotik


nukleus dan selubungnya

Nukleus mengandung sebagian besar gen yang mengontrol sel eukariotik (sebagian gen terletak di dalam mitokondria dan kloroplas). Nukleus ini umumnya merupakan organel yang paling mencolok dalam sel eukariotik, rata rata berdiameter 5㎛. 
Selubung nukleus merupakan membran ganda. Kedua membran ini, masing-masing merupakan bilayer lipid dengan protein yang terkait, dipisahkan oleh ruangan sekitar 20-40 nm. Selubung ini dilubangi oleh beberapa pori yang berdiameter sekitar 100 nm. Pada bibir setiap pori, membran dalam dan membran luar selubung nukleus menyatu. Suatu struktur protein yang rumit yang disebut kompleks pori melapisi setiap pori dan mengatur keluar masuknya makromolekul dan partikel besar tertentu. Kecuali di pori, sisi dalam selubung ini dilapisi oleh Lamina nukleus,  susunan mirip jaring yang terdiri dari filamen protein yang mempertahankan bentuk nukleus. 

Di dalam nukleus, DNA diorganisasikan bersama dengan protein menjadi materi yang disebut kromatin. Kromatin yang diberi warna tampak melalui mikroskop cahaya maupun mikroskop elektron sebagai massa kabur. Sewatu sel bersiap untuk membelah (bereproduksi), kromatin kusut yang berbentuk benang akan menggulung (memadat), emnajdi cukup tebal untuk bisa dibedakan sebagai struktur terpisah yang disebut kromosom. Setiap spesies eukariotik memiliki jumlah kromosom yang khas. Sel manusia misalnya, memiliki 46 kromosom dalam nukelusnya; kecuali pada sel kelamin (sel telur dan spersma) yang pada manusia hanya memiliki 23 kromosom.


Struktur yang menonjol di dalam nukleus yang tidak sedang membelah ialah nukleolus*, yang merupakan tempat komponen ribosom dirakit dan disintesis. Komponen-konponen ini kemudian dilewatkan melalui pori nukleus ke sitoplasma, kemudian semuanya bergabung untuk membentuk ribosom. Kadang-kadang terdapat dua nukleoli atau lebih; jumblahnya bergantung pada spesies dan tahap siklus reproduktif sel tersebut. 

*Nukleolus berbentuk seperti bola dan melalui mikroskop elektron nukleolus itu tampak sebagai suatu massa yang terdiri dari butiran dan serabut berwarna  pekat yang menempel pada bagian kromatin.



Sumber :
Campbell, Jilid I, edisi kelima.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Menjelajahi Sel

Menjelajahi Sel 3

SCIENCE

  • -

SOCIAL

  • -